comment allez vous !

November 12th, 2006

Ki Gendeng Santet Bush

Posted by aku-cintateman in Uncategorized

BOGOR, WARTA KOTA– Paranormal
Ki Gendeng Pamungkas, melakuan aksi santet terhadap Presiden AS George
W Bush di Tugu Kujang, Jalan Pajajaran, Bogor, Sabtu (11/11).

Ditemani beberapa pendukungnya, Ki Gendeng menyilet tangan kirinya,
lalu darah yang keluar diteteskan ke baki berisi kemenyan yang tengah
dibakar. Bau kemenyan yang terbakar itu terbang terhembus angin,
menebarkan aroma ke sekitar tugu, dan menarik perhatian mereka yang
lewat di sana.

"Saya melakukan aksi menentang Bush tidak perlu membawa banyak
orang. Saya akan menyantet dia. Saya yakin bisa menyantetnya, sebab
Bush adalah orang yang tidak suka humor. Karena saya selalu gagal
menyantet orang yang suka humor. Beruntung lah orang yang suka humor, dia tidak bisa disantet," katanya sambil tertawa.

Sebelumnya ada aksi unik yang dilakukan oleh Ki Gendeng Pamungkas
dan anggotanya yakni menandatangani mobil Toyota Yaris hitam yang baru
dibeli satu hari lalu. Pada saat mobilnya ditandatangani oleh warga
yang melintas sebagai dukungan untuk menyantet Bush, Ki Gendeng
Pamungkas melakukan aksi santetnya.

Gendeng mengungkapkan penyantetan terhadap Bush tersebut dilakukan dengan ritual voodoo
yaitu ritual mistik yang berasal dari negara Afrika. Ilmu voodoo telah
dipelajarinya sejak tahun 1982. Oleh karena itu selain harus mendapat
dukungan berupa tanda tangan oleh warga, Gendeng juga telah menyiapkan
persyaratan ritualnya yaitu darah manusia. Dia mengaku sudah memesan
darah orang mati gantung diri sejak dua hari lalu.

Kepala Polwil Bogor Komisari Besar Sukrawardi Dahlan yang datang ke
lokasi mengatakan bahwa pihaknya berharap kepada Ki Gendeng Pamungkas
dapat menciptakan situasi kondusif pada saat Bush datang ke Istana
Bogor.

Aksi Demo
Sebelum aksi Ki Gendeng pintu gerbang
utama Istana Bogor yang terletak di ring satu disegel massa yang
tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan
Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Bogor. Ini kali kedua massa antiBush
berhasil menerobos ring satu dengan melakukan tindakan penyegelan
setelah massa yang tergabung Gerakan Umat Islam Indonesia (GUII)
pimpinan Habib Abdurrahman Assegaf berunjuk rasa di landasan helicopter
di lapangan Pusat Konservasi Tanaman (PKT) di Kebun Raya Bogor (KRB).

Aksi massa tersebut berawal di Tugu Kujang, lalu bergerak ke Jalan
Pajajaran, BogorTengah, mereka pun berorasi sehingga membuat arus lalu
lintas dari arah Terminal Baranangsiang menjadi macet total. Lalu
mereka long march ke Istana Bogor melalui Jalan Jalak Harupat.

Ketika tiba di Istana Bogor, tepat di depan Markas Detasemen Polisi
Militer Kodam III/Siliwangi, ternyata tidak ada petugas kepolisian yang
berjaga. Di sana mereka koordinator lapangan secara bergantian
berorasi. Intinya mereka menolak kedatangan Bush ke Indonesia, adili
Bush sebagai penjahat perang internasional.

Usai melakukan orasi, perwakilan aksi mulai menyiapkan kain kuning bertuliskan not for Bush
dan poster yang ditempeli foto Bush. Karena tidak ada penjagaan, dengan
lenggang mereka mendekati pintu gerbang utama Istana Bogor. Lalu mereka
memanjat sambil memasang kain dan poster tersebut.

Petugas kepolisian baru tiba setelah massa bergerak ke arah Bogor
Trade Mal (BTM), yang terletak tidak jauh dari pintu gerbang utama
Kebun Raya Bogor. Di lokasi pertokoan tersebut mereka pun melakukan
aksi tepat di putaran patung Rusa.

Sebelumnya ribuan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) juga
mengadakan aksi unjuk rasa menentang kedatangan Bush ke Kota Bogor.
Anggota HTI berkumpul di Gedung LIPI, pintu dua Kebun Raya Bogor (KRB)
sejak pukul 07.00 menggunakan berbagai kendaraan. Setelah terkumpul
lalu massa bergerak mengitari KRB melalui Jalan Otto Iskandardinata
(Otista), Jalan Pajajaran, Jalan Jalak Harupat dan massa berhenti di
depan Balaikota Bogor, Jalan Ir Juanda.

Aksi ribuan Umat Islam tersebut sempat membuat arus lalu lintas di
Jalan Ir Juanda macet, tetapi berkat koordinasi antara koordinator aksi
dan petugas Polresta Bogor kemacetan dapat dikendalikan. Massa diatur
dengan membuat barisan berjajar empat sehingga masih ada ruang bagi
pengendara. (akn)

Sumber: Warta Kota



Leave a reply

You must be logged in to post a comment.

  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta: